Kenapa urutan anak itu penting?
Urutan anak mempengaruhi cara orang membaca cabang keluarga. Kalau urutannya kacau, pengguna akan sulit memahami siapa kakak-adik dan alur generasi.
Di SILSILA+, urutan anak membantu tampilan pohon dan memudahkan admin memastikan data masuk akal.
- Mencegah “anak bungsu muncul duluan” tanpa alasan.
- Memudahkan pencarian dan verifikasi data keluarga.
- Membuat ekspor lebih rapi untuk arsip.
Aturan generasi yang mudah
Kalau Anda memasukkan data dari generasi tengah (mis. orang tua), pastikan generasi di atas dan bawahnya konsisten. Prinsipnya: orang tua berada satu tingkat di atas anak.
- Generasi 1: leluhur tertua yang menjadi titik awal klan.
- Generasi 2: anak-anak generasi 1.
- Generasi 3: cucu, dan seterusnya.
Saat data orang tua belum ada
Jika ayah/ibu belum ada di daftar, buat dulu profil minimal (nama + gender) agar relasi tidak putus. Detail lahir/wafat bisa diisi belakangan.
Checklist sebelum selesai
Sebelum menutup sesi input data, cek cepat ini:
- Apakah setiap anak sudah terhubung ke ayah/ibu dengan benar?
- Apakah pasangan tidak tertukar (suami/istri) dan relasinya jelas?
- Apakah urutan anak masuk akal (berdasarkan tahun lahir atau urutan keluarga)?